1. HALBERT DUNN (1958)
halbert dunn membagi KDM menjadi 12 kebutuhan diantaranya adat istiadat/kepercayaan, komunikasi, persahabatan, kebutuhan untuk tumbuh, kebutuhan berimajinasi, kebutuhan untuk mendapatkan kasih sayang, keseimbangan, lingkungan fisik maupun sosial, sosialisasi, falsafah hidup, dignity (kedudukan), dan kemandekan.
 
2. JEAN WASTON
jean waston membagi KDM menjadi 4 cabang, diantaranya kebutuhan dasar biofisikal, kebutuhan psikofisikal, kebutuhan psikososial, kebutuhan intra dan interpersonal.
 
kebutuhan dasar biofisikal (kebutuhan untuk hidup) yang meliputi kebutuhan makan dan cairan, kebutuhan eliminasi (buang air besar dan kecil), dan kebutuhan ventilasi (bernapas). kebutuhan psikofisikal (kebutuhan fungsional) yang meliputi kebutuhan aktifitas dan istirahat, kebutuhan seksual. kebutuhan psikososial (kebutuhan untuk integrasi) meliputi kebutuhan berprestasi dan kebutuhan berorganisasi. kebutuhan intra dan interpersonal (kebutuhan untuk pengembangan) termasuk kebutuhan aktualisasi diri.
 
3. ABRAHAM MASLOW (1970)
abraham maslow membagi KDM  menjadi 5 tingkatan, diantaranya kebutuhan fisiologis , kebutuhan rasa aman dan perlindungan, kebutuhan rasa cinta, memiliki dan dimiliki,  kebutuhan harga diri dan kebutuhan aktualisasi diri.
 
kebutuhan fusiologis terdiri atas kebutuhan pemenuhan oksigen dan pertukaran gas, cairan, makanan, eliminasi istirahat dan tidur, aktifitas, keseimbangan temperatur tubuh dan seksual. kebutuhan rasa aman dan perlindungan terdiri atas perlindungan dari udara dingin, panas, kecelakaan, infeksi, bebas dari ketakutan dan kecemasan. kebutuhan rasa cinta , memiliki dan dimiliki terdiri atas kebutuhan memberi dan menerima kasih sayang, kehangatan, persahabatan, mendapat tempat dalam keluarga dan kelompok sosial. kebutuhan harga diri berupa  penilaian tentang dirinya. kebutuhan aktualisasi diri terdiri atas kebutuhan mengenal diri dengan baik, tidak emosional, punya dedikasi tinggi, kreatif, dan percaya diri.
 
4. HENDERSON (1966)
henderson membagi KDM menjadi 14 typologidi, antaranya kebutuhan bernafas secara normal , kebutuhan makan dan minum secara adequat, kebutuhan eliminasi, kebutuhan bergerak, dan mempertahan posisi, kebutuhan istirahat dan tidur, kebutuhan memilih pakaian yang tepat, kebutuhan untuk mempertahan kan temperature tubuh, krbutuhan untuk menjadikan tubuh bersih dan baik, kebutuhan menghindari kerusakan lingkungan dan injuri, kebutuhan berkomunikasi dengan orang lain termasuk mengekspresikan keinginan, emosi, kebutuhan keyakinan atau kepercayaan, kebutuhan bekerja, kebutuhan bermain dan berpartisipasi dalam rekreasi dan kebutuhan belajar menentukan kegunaan untuk perkembangan dan fasilitas kesehatan.